Postingan

KETENTUAN LOMBA CERIA (CERITA ANAK)

FESTIVAL SASTRA AKSARA UPI KAMPUS TASIKMALAYA 2018 1. Peserta merupakan WNI tidak dibatasi usia 2. Cerita yang dibuat merupakan konsumsi SISWA SEKOLAH DASAR 3. Tema bebas 4. Pendaftaran Rp. 25.000 per judul. Di transfer pada no.rek yang tercantum 5. Merupakan karya asli, bukan tiruan atau saduran, belum pernah dan tidak sedang diikutsertakan dalam kegiata apapun. Ditulis dalam Ms. Word ukuran A4, margin normal, spasi 1,5, Times New Rowman 12, banyaknya isi maksimal 800 kata. 6. Pada halaman setelahnya, sertakan biodata diri, nomor rekening dan nomor kontak. 7. Naskah dan bukti pembayaran dikirim melalui email aksara.upitas@gmail.com paling lambat tanggal 31 Juli 2018 dengan format FSA_CERIA_NAMA LENGKAP 8. Setiap peserta boleh mengirimkan maksimal 3 judul. 9. Naskah yang sudah masuk adalah hak panitia dan keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 20 Agustus 2018 10. Tiga orang pemenang akan mendapatkan Sertifikat Kejuaraan, uang...

KETENTUAN LOMBA SUNTURI (SURAT UNTUK MURIDKU)

FESTIVAL SASTRA AKSARA UPI KAMPUS TASIKMALAYA 2018 1. Peserta merupakan WNI yang berprofesi sebagai pendidik/ mahasiswa calon pendidik di seluruh jenjang (dosen/guru/calon guru) 2. Lomba sunturi merupakan lomba menulis surat (dari guru untuk muridnya) 3. Tema surat pesanku untukmu 4. Pendaftaran Rp. 20.000 per surat. Di transfer pada no.rek yang tercantum 5. Merupakan karya asli, bukan tiruan atau saduran, belum pernah dan tidak sedang diikutsertakan dalam kegiata apapun. Ditulis dalam Ms. Word ukuran A4, margin normal, spasi 1,5, Times New Rowman 12 Surat dibuat sekreatif mungkin dengan jumlah tulisan maksimal 250 kata 6. Pada halaman setelahnya, sertakan bukti foto bersama murid, biodata diri, nomor rekening dan nomor kontak. 7. Surat dan bukti pembayaran dikirim melalui email aksara.upitas@gmail.com paling lambat tanggal 31 Juli 2018 dengan format FSA_SUNTURI_NAMA LENGKAP 8. Setiap peserta boleh mengirimkan maksimal 3 surat. 9. Surat yang sudah masuk adalah hak panitia ...
Gambar
Festival Satra Aksara (FSA) V "Sastra Anak sebagai Pendukung Generasi Milenial" Kegiatan : Kategori mahasiswa Tingkat Nasional: Lomba Menulis Cerita Anak (Ceria)   Kategori Guru Tingkat NasionalNasional: Lomba Menulis Surat Untuk Muridku (Sunturi) Kategori anak Sekolah Dasar: Lomba Baca Puisi se-priangan Timur (Jawa Barat) Waktu: Penerimaan Karya: 05 Juni-31 Juli 2018 Pendaftaran Lomba Baca puisi: 01 September-12 Oktober 2018 Pelaksanaan Lomba Baca Puisi: 27 Oktober 2018 Untuk info lebih lanjut kunjungi: Blog: aksara-upitas.blogspot.com Ig: @aksaraupitasikmalaya Fb: Aksara UPI Tasikmalaya

Quots

Gambar

Sastra Itu... (Kata Mutiara)

1. Untuk terbang itu tak perlu sayap yang indah, cukup sayap yang mampu mengepak bersamaan. (Kayla larasati) 2. Tak perlu memahami hikayat- hikayat cinta hingga berbusa, cukup memahami sastra , kau mampu mengubah dunia (Jingga widuri) 3. Satu per satu huruf merekat menjadi susunan kata indah dalam sastra merasuk ke setiap jiwa insan nan suci (Chandra Kirana) 4. Cinta adalah ketika sebuah kata mampu menghidupkan jiwa yang mati menjadi hidup kembali(RA.Kianuraini) 5. Tulisan ku ini menjadi saksi kerinduan yang terpendam ( Yisd) 6. Sastra bukan hanya soal bahasa namun lebih dalam daripada itu. Sastra bukan hanya tentang kata namun lebih bermakna daripada itu. Jika kau tak setuju,aku tak perduli (Dhiya nafeesa) 7. Biarkan sastra menendangmu dari khayalan, daripada kenyataan menendangmu keluar dari sastra. (Lice) 8. Sisipkan ejaan kata yang merasuk jiwa ke dalam muara sastra. (Bryele) 9. Waktu sudah gemetar, mengapa hanya diam? Mari bergabung bersama kami. (Masam) 10. Den...

Antara (Puisi)

A.T Dia bilang hujan takan turun hari ini Karena awan telah berdamai dengan hati Serta rintiknya bersembunyi Tetapi kau bilang langit berhianat lagi Mendungpun tengah bergelut tanpa henti Hingga rintiknya tengah menuju bumi Kini aku bingung sendiri Nestapa tak tahu pasti Ketika pikiranku terjebak ilusi Dia datang menggenggam secorong es krim menggugah hati Dan kau? Berjalan santai membawa secangkir kopi Ahh, bingung menyergapku kembali Aku seperti dalam jeruji besi Menatap dua pasang kaki menghampiri Ampun, jangan buat aku tak enak hati

Untukmu Aksara (Puisi)

Nur Septiani Wulandari Kulihat bayangan indah dalam rembulan Menari nari di atas awan putih yang hitam Menarik ego dalam pikiranku tuk mengikuti denyutan suara gendang dan kecapi Membawa gerak tubuh ini tuk bersandiwara Satu langkah jemari kaki beranjak dari tidurku Memasuki ruang kosong tanpa harapan Ku buka pintu pertama dalam gelap tanpa lilin Ku melihat serangkaian kata-kata indah dalam balutan sastra Lilin datang menghampiri suara risauku Ku buka pintu kedua dengan sedikit cahaya Ku mendengar alunan suara lembut dalam sukmaku Datanglah sebuah panggung sandiwara Sebuah jawaban dalam pertanyaan-pertanyaan nyeleneh Kulihat dengan seksama kata demi kata yang terucap dalam bahasa tubuh Sepasang tangan yang tiba tiba menggenggamku dalam gelap Membuatku terbelalak dan berlinang air mata Ia membawaku masuk lebih dalam menuju gerbang tinta Mencampuri pikiran dan hati dengan sebuah kata Mengiringi hari-hari dengan dunia khayalan dalam bacaan Mengajak menuju gerbang keag...